PENDAMPINGAN PENGOLAHAN DAUN KELOR MENJADI MAKANAN RINGAN YANG MEMILIKI NILAI JUAL DI DESA CURAHKALONG, KEC. BANGSALSARI, KAB. JEMBER
Keywords:
Daun Kelor, Makanan Ringan , kewirausahaan, pengolahan pangan, masyarakat desaAbstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk
memberdayakan
masyarakat
Desa
Curahkalong,
Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, melalui pelatihan pengolahan daun kelor menjadi makanan ringan yang memiliki nilai jual. Potensi daun kelor sebagai bahan pangan lokal yang kaya nutrisi belum dimanfaatkan secara
optimal oleh masyarakat desa. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan warga dalam mengolah daun kelor menjadi produk seperti keripik kelor dan stik kelor yang dapat dijual secara komersial. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif mengenai manfaat daun kelor, demonstrasi proses pengolahan, praktik langsung oleh peserta, serta evaluasi melalui observasi dan diskusi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta sangat antusias, mampu memproduksi makanan ringan berbahan dasar kelor, serta memahami aspek dasar pengemasan dan pemasaran produk. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pengembangan UMKM desa berbasis potensi lokal.
References
DAFTAR REFERENSI
Asykari, Hifni Ardhan, Siti Nuraini, Aliyah Nurhasanah, Laras Kartika, Ade Amalia,
Andita Firly Saputri, and others, ‘Pemberdayaan Pangan Lokal Melalui Inovasi
Pengolahan MP-ASI Dan Modifikasi PMT Sebagai Upaya Pencegahan Stunting
Di Desa Rejosari, Kangkung, Kendal’, Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 3.6
(2023), pp. 1677–88, doi:10.54082/jamsi.998
Insani, Dian Aurelia Pramudita, ‘Penguatan Kapasitas UMKM Di Tingkat
Kalurahan: Pemberdayaan Masyarakat Dengan Pengolahan Daun Kelor Untuk
Peningkatan Ekonomi Daerah’, JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan
‘Ibadatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Erlin Indaya Ningsih1, Robith Fahmi2, Novia Ulfiani3
Masyarakat), 5.1 (2022), p. 167, doi:10.30595/jppm.v5i1.12188
Khasanah, Rizkiati, Jumari Jumari, and Yulita Nurchayati, ‘Etnobotani Tanaman
Kelor (Moringa Oleifera L. ) Di Kabupaten Pemalang Jawa Tengah’, Jurnal Ilmu
Lingkungan, 21.4 (2023), pp. 870–80, doi:10.14710/jil.21.4.870-880
Mulyana, Deden, Elis Listiana, Deasy Lestary, and Vivi Indah Bintari, ‘Teh Daun
Kelor Sebagai Inovasi Dan Peningkatan Nutrisi Pangan Khas Indonesia’, JAPI Putera, Prakoso Bhairawa, Ida Widianingsih, Yan Rianto, Sinta Ningrum, and Suryanto Suryanto, ‘Human Resources of Research and Innovation in Indonesia:
Reality, Policy Strategy, and Roadmap’, Jurnal Perencanaan Pembangunan: The
Indonesian Journal of Development Planning, 6.3 (2022), pp. 386–401,
doi:10.36574/jpp.v6i3.365
Regency, Sigi, and Central Sulawesi, ‘Peningkatan Produksi Olahan Daun Kelor
Organik Melalui Teknologi Budidaya Kelor Secara Organik Di Kecamatan
Kinovaro Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah’, 10.6 (2025), pp. 1526–32
Sari, Indah, Linawati Novikasari, and Setiawati Setiawati, ‘Peningkatan Status Gizi
Balita Melalui Pemberian Daun Kelor(Moringa Oleifera l.) Pada Masa Pandemi Covid19’, Holistik Jurnal doi:10.33024/hjk.v16i7.5180 Kesehatan, 17.3 (2023), pp.189–95,
Wulandari, Lisa Purbawaning, and Anindya Hapsari, ‘THE EFFECT OF Moringa
Oleifera LEAF EXTRACT ON THECA CELL IN POLYCYSTIC OVARY
SYNDROME MODEL WITH INSULIN RESISTANCE’, Jurnal Kedokteran Hewan -
Indonesian Journal of Veterinary Sciences, 14.3 (2020), pp. 54–58,
doi:10.21157/j.ked.hewan.v14i3.16919


