Hafalan Al-Qur'an sebagai Mahar: Relevansinya terhadap Ikatan Emosional Pasangan dan Terwujudnya Keluarga Sakinah
Keywords:
Mahar Hafalan Al-Qur’an, Ikatan Emosional, Keluarga SakinahAbstract
Penelitian ini mengkaji alasan dan pemaknaan pasangan Muslim dalam memilih hafalan Al-Qur’an sebagai mahar pernikahan, serta relevansinya terhadap ikatan emosional pasangan dan terwujudnya keluarga sakinah dalam kehidupan rumah tangga sehari-hari. Menggunakan pendekatan fenomenologi dengan metode wawancara mendalam, penelitian dilaksanakan di Kota Metro, Lampung, melibatkan empat pasangan suami istri yang menggunakan hafalan Al-Qur’an sebagai bagian dari mahar pernikahan mereka dengan variasi durasi pernikahan dari beberapa bulan hingga hampir dua dekade, serta empat praktisi KUA sebagai narasumber pendukung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keempat pasangan memilih mahar hafalan Al-Qur’an bukan karena keterbatasan finansial, melainkan atas dasar pertimbangan nilai, keyakinan, dan orientasi spiritual yang matang, sehingga secara substantif memenuhi makna nihlah dalam QS. An-Nisa ayat 4 dan sejalan dengan pandangan Mazhab Syafi’i yang menerima manfaat sebagai bentuk mahar yang sah. Dalam praktiknya, mahar hafalan Al-Qur’an selalu hadir berdampingan dengan mahar material sebagai konstruksi mahar ganda yang mengintegrasikan kewajiban fiqih sekaligus dimensi spiritual. Aktivitas Qur’ani bersama pasca akad seperti murojaah, membaca Al-Qur’an bersama, dan saling menyimak hafalan terbukti berlanjut secara konsisten dalam keseharian dan berfungsi sebagai medium tumbuhnya keintiman, kepercayaan, dan komunikasi yang bermakna antarpasangan. Dianalisis melalui Teori Segitiga Cinta Sternberg, mahar hafalan Al-Qur’an memperkuat komponen komitmen dan keintiman, sementara dalam kerangka Islam ketiga unsur tujuan pernikahan yaitu sakinah, mawaddah, dan rahmah terbukti hadir dalam kehidupan rumah tangga keempat narasumber. Namun penelitian ini juga menegaskan bahwa mahar hafalan Al-Qur’an berfungsi sebagai modal awal dan katalis, bukan jaminan hasil, karena dampak nyatanya sangat bergantung pada konsistensi pasangan dalam menghidupkan nilai Al-Qur’an setelah akad, bukan sekadar membacakannya pada momen seremonial.
References
'Abidin, Ibn. Radd al-Muhtar 'ala al-Durr al-Mukhtar (Hasyiyah Ibn 'Abidin). Jilid 3. Beirut: Dar al-Fikr, (1992).
A'isyah. "Analisis Mahar Berupa Ta'lim Al-Qur'an Studi Komparatif Pendapat Imam As-Syafi'i dan Imam Abu Hanifah dengan Relevansinya dalam KHI." Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, (2021).
Ahadi, Bima, dan Siti Dzajimah. "Menjaga Agama dan Akal melalui Prosesi Perkawinan Hafalan Ayat Al-Qur'an Sebagai Mahar Perkawinan." Al-Ahwal, Vol. 13 No. 2 (2020). https://ejournal.uin-suka.ac.id/syariah/Ahwal/article/view/1188.
Al-Bukhari, Muhammad bin Ismail. Shahih al-Bukhari, Kitab an-Nikah, Bab as-Shadaq bi al-Ta'lim al-Qur'an, hadis no. 5149. Damaskus: Dar al-Fikr, (1994).
Al-Dardir, Ahmad. Al-Syarh al-Kabir 'ala Mukhtashar Khalil. Jilid 2. Beirut: Dar al-Fikr, (1985).
Al-Nawawi. Al-Majmu' Syarh al-Muhadzdzab. Jilid 17. Jeddah: Maktabah al-Irsyad, (1998).
Anam, Hairul, dan Abu Bakar. "Building a Harmonious Family in the Qur'an: An Analysis of Sternberg's Theory of Love on Household Harmony." Tafse: Journal of Qur'anic Studies, Vol. 9 No. 1 (2024). https://doi.org/10.22373/tafse.v9i1.21793.
Annur, Cindy Mutia. "Kasus Perceraian di Indonesia Melonjak Lagi pada 2022, Tertinggi dalam Enam Tahun Terakhir." databoks, (2023). https://databoks.katadata.co.id/demografi/statistik/895bd52fccedb72/kasus-perceraian-di-indonesia-melonjak-lagi-pada-2022-tertinggi-dalam-enam-tahun-terakhir.
Ansory, Isnan. Fiqih Mahar. Diedit oleh Maemunah Fithiryaningrum. Jakarta Selatan: Rumah Fiqih Publishing, (2020).
Aryasvini, Ni Kadek Ayu Diah, dan Jenny Lukito Setiawan. "Peran Resolusi Konflik dan Ekspresivitas Emosi Terhadap Kepuasan Pernikahan Pada Masa Awal Pernikahan." Jurnal Konseling Andi Matappa, Vol. 6 No. 2 (2022).
Badan Pusat Statistik Kota Metro. "Jumlah Penduduk," (2025). https://metrokota.bps.go.id/id/statistics-table/2/MjkjMg==/jumlah-penduduk.html.
Bahraen, Raehanul. "Mahar Berlebihan & Membebani akan Mengurangi Keberkahan Pernikahan." muslim.or.id, (2018). https://muslim.or.id/38410-mahar-berlebihan-dan-membebani-akan-mengurangi-keberkahan-pernikahan.html.
Beddu, Muhammad Juni, Ahmad Mas'ari, dan Novi Yanti. "Mahar Dalam Tinjauan Hukum Islam: Sebuah Instrumen Perlindungan Hak-Hak Perempuan Dalam Pernikahan." Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan, Vol. 21 No. 01 (2024). https://doi.org/10.46781/al-mutharahah.V20i2.896.
Creswell, John W. Research Design: Qualitative, Quantitative and Mixed Methods Approaches. Thousand Oaks: SAGE Publications, (2014).
Cumeda, Irfan Hasanudin, dan Mujahid. "Batas Minimal Mahar." Mozaic: Islam Nusantara, Vol. 5 No. 2 (2019). https://doi.org/10.47776/mozaic.v5i2.142.
Dewanto, Hajar, Riana Sahrani, dan Yohanes Budiarto. "Hubungan Triangular of love dan Relationship Satisfaction pada Pasangan Emerging Adulthood yang Sedang Menjalin Hubungan Romantis." GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, Vol. 15 No. 2 (2025). http://dx.doi.org/10.24127/gdn.v15i2.13623.
Fauziah, Miftakhul. "Hafalan Al-Qur'an sebagai Mahar Perkawinan Studi Analisis Pemahaman Hadis Mahar." Institut Agama Islam Negeri Metro, (2024).
Fikri, Muhammad, Rizqi Aulida, Muhammad Affan, Yulia Rahmawati, dan Badrah Uyuni. "Perbandingan Madzhab dalam Masalah Munakahat (Analisis Normatif-Konparatif terhadap Wali, Kafa'ah dan Implikasi Hukum Perkawinan Islam)." LexIslamica: A Multidiciplinary Approach to Islamic Law and its Contemporary Applications, Vol. 02 No. 06 (2025). https://doi.org/10.33650/joki.v4i2.
Hamid, Abdurrahman. "Pandangan Mazhab Hanafi Dan Maliki Terhadap Jumlah Kadar Mahar Pada Akad Nikah." Jawi, Vol. 3 No. 1 (2020).
Hartono, Rudi, Ali Asman, Ridho Wahyudi Siregar, Muhammad Ghufron, dan Abdullah Rifa'i. "Urgensi Mahar sebagai Bentuk Komitmen dalam Ikatan Pernikahan Islam." Reflection: Islamic Education Journal, Vol. 02 No. 02 (2025). https://doi.org/10.61132/reflection.v2i2.860.
Kementerian Agama Saudi. "Kandungan Berharga Mengenai Surat An-Nisa Ayat 4." Tafsir al-Muyassar. Diakses 8 Oktober 2025. https://tafsirweb.com/1536-surat-an-nisa-ayat-4.html.
Khairuddin. "Mahar Dalam Islam: Hukum, Tuntutan, dan Realitas Sosial." Journal of Dual Legal Systems, Vol. 1 No. 2 (2024). https://doi.org/10.58824/jdls.v1i2.222.
Kuswandito, Heru, Muhammad Musa, dan Chandra Gunawan. "Hukum Melamar dan Mahar dalam Islam: Perspektif Ekonomi Atas Hak Dan Kewajiban Finansial Dalam Pernikahan." El-Arbah: Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Perbankan Syariah, Vol. IX No. I (2025). https://doi.org/10.34005/elarbah.v9i1.4570.
Lincoln, Yvonna S., dan Egon G. Guba. Naturalistic Inquiry. Newbury Park: SAGE Publications, (1985).
Mahendry, Rama Aldo, Ermina Istiqomah, dan Meydisa Utami Tanau. "Hubungan antara Triangulasi Cinta dengan Kepuasan Pernikahan pada Pasangan yang Berpacaran Sebelum Menikah." Jurnal Kognisia, Vol. 6 No. 2 (2023). https://doi.org/10.20527/kognisia.2023.10.015.
Maki, Hud Leo Perkasa, Eka Nuraini, dan Endah Wahyu Ningsih. "Kedudukan dan Hikmah Mahar dalam Perkawinan." Syakhshiyyah Jurnal Hukum Keluarga Islam, Vol. 2 No. 2 (2022).
Maqfiroh, Siti, dan Al Farisi. "Pandangan Penghulu Terhadap Pemberian Mahar Berupa Hafalan Al-Qur'an Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus KUA di Surabaya)." MAQASID: Jurnal Studi Hukum Islam, Vol. 10 No. 2 (2022). http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/Maqasid.
Markaz Tafsir Riyadh. "Surat An-Nisa Ayat 24." Tafsir Al-Mukhtashar. Diakses 2 Oktober 2025. https://tafsirweb.com/1556-surat-an-nisa-ayat-24.html.
Matondang M Fakhrurrozi Zulsa, dan Ali Akbar. "Studi Komparatif Tentang Mahar Hafalan Al-Qur'an Di Kalangan Muda Menurut Madzhab Syafi'I Dan Madzhab Hanafi." Kabilah: Journal of Social Community, Vol. 8 No. 1 (2023).
Maula, Ismatul. "Mahar, Perjanjian Perkawinan dan Walimah dalam Islam." Khuluqiyya: Jurnal Kajian Hukum dan Studi Islam, Vol. 1 No. 1 (2024).
Moustakes, Clark. Phenomenological Research Methods. Thousand Oaks: SAGE Publications, (1994).
Mukti, Jatayu. "Makna Pakaian (Libas) bagi Pasangan dalam Al-Qur'an: Studi Pemikiran M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah." UIN Raden Intan Lampung, (2020).
Nasution, Muhammad Hasan, Nawir Yuslem, dan Nispul Khairi. "Praktik Mahar Selain Benda: Perspektif Ushul Fiqh Terapan." Al-Muqaranah: Jurnal Perbandingan Hukum dan Mazhab, Vol. 3 No. 2 (2025).
Nijo, Akhlaqul Rachma Khasanah, dan Muhammad Faisal. "Urgensi Memahami Ketentuan Pernikahan bagi Calon Pengantin untuk Membentuk Keluarga Sejahtera." Arfannur, Vol. 3 No. 3 (2023). https://doi.org/10.24260/arfannur.v3i3.1108.
Nindito, Stefanus. "Fenomenologi Alfred Schutz: Studi tentang Konstruksi Makna dan Realitas dalam Ilmu Sosial." Jurnal ILMU KOMUNIKASI, Vol. 2 No. 1 (2013). https://doi.org/10.24002/jik.v2i1.254.
Open Data Kota Metro. "Jumlah Penduduk Kota Metro Berdasarkan Agama Berdasarkan DKB Semester 1 Tahun 2025," (2025). https://opendata.metrokota.go.id.
Pahleviannur, dkk. Metodologi Penelitian Kualitatif. Rake Sarasin, (2022). https://doi.org/10.31237/osf.io/jhxuw.
Pemerintah Kota Metro. "Selayang Pandang Kota Metro." PORTAL Pemerintah Kota Metro, (2022). https://metrokota.go.id/selayang-pandang.
Purnomo, dan Moch. Aziz Qoharuddin. "Maqosid Nikah Menurut Imam Ghozali dalam Kitab Ihya' Ulumuddin." Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam, Vol. 7 No. 1 (2021). https://ejournal.iaifa.ac.id/index.php/faqih.
Purwandari, Devy Triananda. "Implementasi Mahar Non Materi Imam Hanafi (Studi Kasus di Desa Wirun Kecamatan Mojolaban)." UIN Walisongo Semarang, (2023).
Qatrunnada, Jihan Najla. "Kisah Ummu Sulaim, Wanita Salihah dengan Mahar Paling Mulia." detikhikmah, (2023). https://www.detik.com/hikmah/muslimah/d-7053169/kisah-ummu-sulaim-wanita-salihah-dengan-mahar-paling-mulia.
Qudamah, Ibnu. Al-Mughni. Jilid 7. Beirut: Dar 'Alam al-Kutub, (1997).
QuranEnc.com. "Terjemahan makna Alquran Alkarim - Terjemahan Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr Al-Qur`ān Al-Karīm Berbahasa Indonesia," (2025). https://quranenc.com/id/browse/indonesian_mokhtasar/4-6.
Ramadhan, Hamdam Zulfa. "Perbedaan Ulama Mazhab Empat dalam Penentuan Ukuran Minimal Mahar Berdasarkan Teori Sebab-Sebab Ikhtilaf Ulama." Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, (2024).
Razak, Abdul. "Konsep Keluarga Sakinah: Telaah Pemikiran Imam Al-Ghazali dan M. Quraish Shihab." Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, (2022).
Sa'diyah, Chalimatus. "Implementasi Nilai-Nilai dan Etika Berumah Tangga dalam Kitab Al-Adabu fiī al-Diīn Karya Imam Ghazali (450-505 H) dalam Upaya Merevitalisasi Spirit Keluarga Sakinah." Al-Maqashidi: Journal Hukum Islam Nusantara, Vol. 08 No. 01 (2025).
Sanu, Debora Kesia, dan Joris Taneo. "Analisis Teori Cinta Sternberg dalam Keharmonisan Rumah Tangga." JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan), Vol. 7 No. 2 (2020). http://doi.org/10,21009/JKKP.072.07.
Sari, Suci Indah. "Ikhtiar Membangun Keluarga Sakinah (Studi Kasus Pada Keluarga Pasangan Jarak Jauh di Desa Waru Kidul, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan)." UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, (2022).
Shihab, M. Quraish. Pengantin Al-Qur'an: Kalung Permata Buat Anak-Anakku. Jakarta: Lentera Hati, (2007).
Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur'an. Vol. 11. Jakarta: Lentera Hati, (2002).
Sholeh, Aziz, Zulbaidah, dan Enceng Arif Faisal. "Implementasi Mahar Menggunakan Hafalan Al-Qu'ran Dalam Perspektif Maqashid Syariah." Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam, Vol. 4 No. 2 (2023). https://doi.org/10.15575/as.v2i2.14327.
Steinberg, Robert J. "A Triangular Theory of Love." Psychological Review, Vol. 93 No. 2 (1986). https://pzacad.pitzer.edu/~dmoore/psych199/1986_sternberg_trianglelove.pdf.
Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta, (2018).
Suryani, Anist, dan Kadi. "Konsep Sakinah Mawaddah Wa Rahmah Menurut M. Quraish Shihab dan Relevansinya Terhadap Pendidikan Anak Dalam Keluarga." MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 1 No. 01 (2020). https://doi.org/10.21154/maalim.v1i01.2189.
Syandri, dan Zaiz Zulfikar. "Jasa sebagai Mahar Pernikahan Perspektif Empat Madzhab." Bustanul Fuqaha: Jurnal Bidang Hukum Islam, Vol. 3 No. 1 (2022). https://doi.org/10.36701/bustanul.v3i1.
Terjemahan Kementerian Agama RI. Al-Qur'an Al-Karim. Jakarta: Kemenag RI, (2022).
Tohirin. "Batasan-Batasan Pembayaran Mahar Perspektif Imam Malik dan Imam Syafi'i." IAIN Purwokerto, (2020).
Tulayhah. "Tafsir Surah An-Nisa' 1-10: al-Tafsir al-Muyassar." Wordpress.com, (2025). https://tulayhah.wordpress.com/2025/09/04/tafsir-of-surah-al-nisa-1-10-al-tafsir-al-muyassar/.
Ulya, Nur Sekha. "Keabsahan mahar Nikah dengan Mengajarkan Al-Qur'an (Studi Perbandingan Pendapat Imam Al-Maushuly dan Imam Al-Imrony)." UIN Walisongo Semarang, (2017).
Wibisana, Wahyu. "Pernikahan dalam Islam." Jurnal Pendidikan Agama Islam Ta'lim, Vol. 14 No. 2 (2016).
Widianto, Andi. "Resepsi Masyarakat dalam Fenomena Pernikahan dengan Mahar Hafalan Al-Qur'an di Kabupaten Jember." Institut Agama Islam Negeri Jember, (2021).
Zulaifi. "Konsep Mahar Menurut Pemikiran Ulama Empat Mazhab dan Relevansinya di Era Kontemporer." Qawwam: Journal for Gender Mainstreaming, Vol. 16 No. 2 (2022). https://doi.org/10.20414/qawwam.v16i2.5348.



