MEMBANGUN MASYARAKAT MADANI MELALUI HARMONI NILAI ISLAM DAN BUDAYA DI MOMENTUM MILANGKALA PWS SUMUT

Masyarakat Madani

Penulis

  • Neng Nurcahyati Sinulingga Universitas Medan Area
  • Dadan Ramdan Universitas Medan Area, Medan, Sumatera Utara, Indonesia
  • Amsal Qori Dalimunthe Universitas Medan Area, Medan, Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55120/ibadatjurnal.v4i02.2336

Kata Kunci:

Masyarakat Madani, Harmoni Islam dan Budaya, Milangkala

Abstrak

Perubahan sosial yang cepat dan kompleks telah memicu tantangan dalam kehidupan masyarakat, seperti melemahnya identitas budaya lokal, menguatnya cara pandang keagamaan yang sempit, serta terjadinya jarak antar generasi. Menjawab isu tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Membangun Masyarakat Madani melalui Harmoni Nilai Islam dan Budaya di Momentum Milangkala PWS Sumut ke-89” dilaksanakan dengan tujuan memperkuat kembali ikatan sosial, spiritual, dan kultural komunitas Sunda di Sumatera Utara. Kegiatan ini menggunakan metode service-learning dengan pendekatan partisipatif, melibatkan tokoh agama, tokoh adat, pemuda, dan masyarakat umum dalam berbagai aktivitas seperti diskusi lintas generasi, pelatihan literasi budaya dan keislaman, pertunjukan seni Islami-Sunda, dan workshop penguatan identitas budaya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi nilai Islam yang moderat dengan budaya lokal dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk masyarakat madani yang inklusif, berkepribadian, dan berkeadaban. Momentum Milangkala PWS Sumut tidak hanya berhasil memperkuat identitas kolektif komunitas, tetapi juga menjadi ruang pendidikan sosial yang menghidupkan kembali semangat toleransi, gotong royong, dan penghargaan terhadap keberagaman sebagai kekuatan sosial

Referensi

Hasan, M. S., Ma’arif, M. A., & Ainiyah, Q. (2024). Edukasi Moderasi Beragama Melalui Seni dan Budaya Islam. An Naf’ah: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 128–139. https://doi.org/10.54437/annafah.v2i2.1658

Nasih, A. M., Taufiqurrahman, F., Hidayatullah, M. F., & Yani, M. T. (2024). Islam Rahmatan Li-L-Ālamīn and Civil Tolerance in Indonesia: the Legacy of Ahmad Hasyim Muzadi. Teosofi: Jurnal Tasawuf Dan Pemikiran Islam, 14(2), 143–166. https://doi.org/10.15642/teosofi.2024.14.2.143-166

Nuriyanto, L. K., Mibtadin, Rachmadhani, A., Rosidin, & Isnanto, M. (2023). Development of Trilogy Religious Harmony Based on Local Culture in Mountain Commmunities: A Study on the Ngargoyoso Community, Karanganyar, Central Java (Vol. 1). Atlantis Press SARL. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-072-5_24

Purnawan, M. (2017). Paguyuban Wargi Sunda di Medan Tahun 1986–2009. Doctoral dissertation, Universitas Sumatera Utara).

Santi Indra Astuti, D. (2021). Modul Budaya Bermedia Digital. In Kementerian Komunikasi dan Informatika humas@mail.kominfo.go.id. https:// literasidigital.id/ buku

Setyowati, E., & Permata, A. (2018). Service Learning: Mengintegrasikan Tujuan Akademik Dan Pendidikan Karakter Peserta Didik Melalui Pengabdian Kepada Masyarakat. Bakti Budaya, 1(2), 143. https://doi.org/10.22146/bb.41076

Sites, W., Chaskin, R. J., & Parks, V. (2007). Reframing Community Practice for the 21st Century. Journal of Urban Affairs, 29(5), 519–541.

Diterbitkan

2025-07-31

Cara Mengutip

Nurcahyati Sinulingga, N., Dadan Ramdan, & Amsal Qori Dalimunthe. (2025). MEMBANGUN MASYARAKAT MADANI MELALUI HARMONI NILAI ISLAM DAN BUDAYA DI MOMENTUM MILANGKALA PWS SUMUT: Masyarakat Madani. ’Ibadatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(02), 49–56. https://doi.org/10.55120/ibadatjurnal.v4i02.2336