Analisis Konseptual Fungsi Jiwa Perasaan (Emosi) Dalam Penguatan Fungsi Belajar Perspektif Psikologi Pendidikan Islam

Authors

  • Su’udi Universitas Al-Falah As-sunniyah Kemcong Jember
  • Titin Nurhidayati Universitas Al-Falah As-sunniyah Kemcong Jember
  • Ahmad Sidik Universitas Al-Falah As-sunniyah Kemcong Jember
  • Yuningsih Kristiningrum Universitas Al-Falah As-sunniyah Kemcong Jember
  • Faroha Amalia Husna Universitas Al-Falah As-sunniyah Kemcong Jember
  • Saiful Anwar Universitas Al-Falah As-sunniyah Kemcong Jember

DOI:

https://doi.org/10.55120/sirajuddin.v5i1.2554

Keywords:

Islamic Educational Psychology; Emotion; Learning Function

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis secara konseptual fungsi jiwa perasaan (emosi) dalam penguatan fungsi belajar peserta didik dalam perspektif Psikologi Pendidikan Islam. Pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan digunakan untuk menelaah literatur terkait konsep perasaan dan emosi, proses belajar, serta prinsip-prinsip psikologi Islam yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa emosi memiliki peran fundamental dalam memengaruhi motivasi, perhatian, interaksi sosial, dan hasil belajar peserta didik. Dalam perspektif Islam, pengelolaan emosi berkaitan erat dengan tazkiyatun nafs, penguatan akhlak, dan pembentukan karakter melalui nilai-nilai seperti ṣabr, tawakkul, syukur, dan muraqabah. Integrasi nilai-nilai tersebut dalam proses pembelajaran Pendidikan Islam dapat menciptakan suasana belajar yang positif, kondusif, dan bermakna sehingga mendorong keterlibatan kognitif dan spiritual peserta didik. Artikel ini menyimpulkan bahwa fungsi jiwa perasaan yang dikelola secara islami berperan strategis dalam penguatan fungsi belajar, serta mengusulkan perlunya desain pembelajaran yang secara sadar mengembangkan regulasi emosi berbasis nilai-nilai Islam

References

Nurhayati, S. (2023). Peran emosi positif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam perspektif neurosains. Prosiding 19th Urecol: Seri Pendidikan, Humaniora dan Agama, 142–150

Hasbua, K. (2021). Integrasi emosi dan kerja otak dalam pendidikan Islam berbasis neurosains. El-Banat: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(2), 101

Suhartono, M. (2019). Kecerdasan emosional dalam pendidikan Islam. Iluminasi: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 1–15

Wasyik, M., & Suyadi. (2023). Implementasi pendekatan neurosains dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(2), 210–225

Santoso, A. (2022). Analisis konsep perasaan dan emosi dalam perspektif psikologi pendidikan Islam. DAR EL-ILMI: Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora, 9(2), 120–135

Widiastuti, T., & Handayani, L. (2024). Integrasi Pendidikan Agama Islam dengan kecerdasan emosional: Perspektif intrapersonal dan spiritualitas. J-CEKI: Jurnal Cendekiawan Konseling Islam, 6(1), 33–48

Wahyuni, R., & Pratama, B. (2025). Hubungan religiusitas Islam dan regulasi emosi pada mahasiswa. Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 23(1), 15–32

Nisa, T. R. N. (2025). Integrasi neurosains dan konsep tazkiyatun nafs dalam pembelajaran PAI. QOSIM: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 33–48

Manan, A., & Fauzi, R. (2025). Regulasi emosi dalam psikologi Islam: Systematic literature review. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 5304–5315

Downloads

Published

2025-12-31