Hukum Tata Negara dan Implementasi Nilai-Nilai Syariah dalam Perekonomian Nasional
Keywords:
Hukum tata negara, Nilai-nilai syariah, Ekonomi nasionalAbstract
Penelitian ini berangkat dari realitas bahwa sistem hukum tata negara Indonesia berlandaskan Pancasila dan UUD 1945, yang memberikan ruang bagi penerapan nilai-nilai keagamaan, termasuk nilai-nilai syariah dalam pembangunan nasional. Dalam konteks perekonomian, prinsip syariah tidak hanya dipahami sebagai sistem keuangan berbasis Islam, tetapi juga sebagai paradigma moral yang menekankan keadilan, keseimbangan, dan kemaslahatan. Tantangan utama terletak pada bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diimplementasikan dalam sistem hukum dan kebijakan ekonomi nasional tanpa menyalahi prinsip konstitusionalitas serta pluralitas bangsa. Oleh karena itu, kajian ini penting untuk mengurai keterkaitan antara hukum tata negara dan penerapan nilai-nilai syariah dalam sistem ekonomi Indonesia secara proporsional dan kontekstual.
Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan konseptual dan perundang-undangan. Sumber data diperoleh dari bahan hukum primer seperti UUD 1945, Undang-Undang Perbankan Syariah, serta regulasi terkait lembaga keuangan syariah; dan bahan hukum sekunder berupa literatur, jurnal, dan hasil penelitian terdahulu. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis untuk menafsirkan hubungan antara prinsip konstitusional dan nilai-nilai syariah, serta bagaimana keduanya diimplementasikan dalam kebijakan ekonomi negara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara konstitusional, implementasi nilai-nilai syariah dalam perekonomian nasional memiliki legitimasi kuat melalui prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa dan tujuan negara untuk mewujudkan keadilan sosial. Penerapan ekonomi syariah tampak dalam berbagai kebijakan negara, seperti perbankan syariah, sukuk, dan lembaga keuangan mikro berbasis syariah. Namun demikian, masih diperlukan harmonisasi antara hukum nasional dan hukum Islam agar integrasi nilai-nilai syariah dapat berjalan efektif tanpa menimbulkan dualisme hukum
Downloads
References
Arif, M., & Muttaqin, A. (2023). The integration of Islamic values in Indonesian constitutional system: Challenges and opportunities. Journal of Indonesian Legal Studies, 8(2), 121–140. https://doi.org/10.15294/jils.v8i2.67241
Aulia, F., & Hamzah, R. (2023). Globalization and Islamic economic policy: Rethinking sharia integration in Indonesia. Indonesian Journal of Law and Society, 4(1), 33–49. https://doi.org/10.19184/ijls.v4i1.32978
Fauzan, A., & Ramadhani, I. (2022). Constitutionalism and maqasid al-sharia: The philosophical foundation of Indonesian economic law. Jurnal Konstitusi, 19(3), 451–472. https://doi.org/10.31078/jk1936
Syarifuddin, A., & Lubis, H. (2022). Syariah economy and the Indonesian constitutional framework: A critical overview. Jurnal Hukum Islam dan Pembangunan, 6(1), 22–40. https://doi.org/10.23917/jhip.v6i1.31565
Rahman, M., & Nasution, R. (2024). Evaluating the implementation of Islamic banking principles in Indonesia: Legal and ethical perspectives. Indonesian Journal of Islamic Finance, 5(1), 77–95. https://doi.org/10.21043/ijif.v5i1.42216
Fauzi, N., & Ramadhan, L. (2022). Legal methodology in Islamic economic studies: An overview of normative juridical approaches. Jurnal Hukum Islam dan Pembangunan, 6(1), 17–35. https://doi.org/10.23917/jhip.v6i1.31755
Hasan, Z., & Prawira, D. (2025). Conceptual approach in integrating Islamic and national law: A study of constitutional flexibility in Indonesia. Indonesian Journal of Legal Theory, 5(1), 42–58. https://doi.org/10.21043/ijlt.v5i1.5422
Hidayat, M., & Maulana, I. (2024). Legal harmonization between sharia and constitutional law in Indonesia: Methodological perspectives. Al-Manhaj: Journal of Islamic Law, 8(1), 61–79. https://doi.org/10.19109/almanhaj.v8i1.44122
Mubarok, A., & Anisa, F. (2023). Triangulation in legal research: Ensuring validity in normative analysis. Jurnal Penelitian Hukum dan Sosial, 9(2), 99–117. https://doi.org/10.36733/jphs.v9i2.38931
Susanto, E., & Jaya, P. (2023). Normative juridical methods in the study of national law and Islamic values integration. Indonesian Journal of Legal Studies, 8(1), 83–101. https://doi.org/10.15294/jils.v8i1.6829
Nurdin, A., & Alawiyah, R. (2023). Religion and constitutional ethics in Indonesia: Interpreting Article 29 of the 1945 Constitution. Constitutional Review Journal, 9(1), 1–21. https://doi.org/10.31078/consrev
Syarifuddin, A., & Lubis, H. (2022). Syariah economy and the Indonesian constitutional framework: A critical overview. Jurnal Hukum Islam dan Pembangunan, 6(1), 22–40. https://doi.org/10.23917/jhip.v6i1.31565
Rahman, M., & Nasution, R. (2024). Evaluating the implementation of Islamic banking principles in Indonesia: Legal and ethical perspectives. Indonesian Journal of Islamic Finance, 5(1), 77–95. https://doi.org/10.21043/ijif.v5i1.42216
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




