Analisis Perilaku Konsumen Rojali (Rombongan Jarang Beli) di Sektor Kuliner Kota Bengkulu Menurut Teori Konsumsi Baudrillard

Authors

  • Arista Khairunnisa Ekonomi Syariah, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Bengkulu Bengkulu, 38216, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55120/iltizamat.v5i1.2572

Keywords:

Konsumen Rojali, Teori konsumsi, simbolik Baudrillard, sektor kuliner

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karateristik konsumen Rojali (Rombongan Jarang Beli) dan menganalisis fenomena Rojali  pada sektor kuliner menurut teori konsumsi simbolik Baudrillard.  Data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi. Hasil penelitian karateristik Rojali yaitu: 1)Berorientasi Sosial dan Estetika Visual, 2)Minim Transaksi Ekonomi, 3) Motivasi Konsumtif Non-Material. 4)Fenomena Musiman atau Tren,  5)Kurangnya Loyalitas Konsumen. Hasil temuan selanjutnya  yaitu Konsumsi Bukan Lagi tentang Fungsi, Tapi tentang Simbol. Perilaku konsumen rojali berkaitan dengan konsep simulacra dan hyperreality yang ada pada Teori simbolik Baudrillard seperti foto makanan yang telah diedit menggambarkan hiperrealiyi, bahwa foto makanan  yang diunggah ke media sosial lebih penting dari cita rasa makanan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfredo Juneidy Imbir dkk, Gaya Hidup Konsumerisme Dalam Masyarakat Pesisir Pantai di Desa Marampit Kecamatan Nanusa Kabupaten Talaud, Jurnal Ilmiah Society, Jurnal Volume 3 No.3 Tahun 2023.

Alfredo Juneidy Imbir dkk, Gaya Hidup Konsumerisme Dalam Masyarakat Pesisir Pantai di Desa Marampit Kecamatan Nanusa Kabupaten Talaud, Jurnal Ilmiah Society, Jurnal Volume 3 No.3 Tahun 2023.

Baudrillard, Jean. Simulacra and Simulation. Ann Arbor, University of Michigan Press: 1994.

Dewi, Septiana Novita, Bahan Ajar Manajemen Pemasaran Kekuatan Preferensi Pengalaman Sebagai Solusi Peningkatan Niat Melanjutkan Pembelian Produk. Deepublish Grup Penerbitan CV BUDI UTAMA: 2018.

Engel, Blackwell, dan Miniard, Perilaku Membeli Edisi ke-6 Jilid Pertama, Jakarta: Binarupa Aksara, 1993.

Inelda Simanullang, Perspektif Jean Baudrillard Dalam Gaya Hidup Konsumtif Pengguna Shopee Paylater, An-Nas: Jurnal Humaniora Vol. 9, No. 1, 2025. 95-96

Laporan Kinerja Kemenparekraf/Baparekraf Tahun 2021.

Philip Kotler, Manajemen Pemasaran. Jakarta: IKAPI, 2000.

Schiffman dan Kanuk, Consumer Behavior New Jersey: Prentice Hall, 1994.

Zusrony, Edwin Perilaku Konsumesn Di Era Modern. Yayasan Prima Agus Teknik:Semarang. 2020.

Hilal Eka Saputra Harahap, Arti Rojali dan Rohana, istilah yang viral & jadi sorotan di medsos. https://www.antaranews.com/berita/4989441/arti-rojali-dan-rohana-istilah-yang-viral-jadi-sorotan-di-medsos#google_vignette. Diakses pada 10 Juli 2025.

Ade Haryanto, Realisasi PAD Kota Bengkulu Sudah Mencapai Rp35 Miliar, Ternyata Ini Penyumbang Terbesarnya,https://harianrakyatbengkulu.bacakoran.co/read/11544/realisasi-pad-kota-bengkulu-sudah-mencapai-rp35-miliar-ternyata-ini-penyumbang-terbesarnya. Diakses Pada 5 Juli 2025.

Agus Dwi Darmawan, Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi di Kota Bengkulu 2018 – 2024, https://databoks.katadata.co.id/. Diakses 3 Juli 2025

Fery sandi, Heboh Rojali dan Rohana Serbu Mal RI, BI Beberkan Solusinya.

/https://www.cnbcindonesia.com/news/20250726100434-4-652406/heboh-rojali-dan-rohana-serbu-mal-ri-bi-beberkan-solusinya. Diakses pada 1 Juli 2025.

Gideon Hutapea, Majukah Industri keratif Indonesia?. www.kompas.id. Diakses pada 10 Juli 2025

Published

2025-12-30

Issue

Section

Articles