MUSLIM TATAR DI POLANDIA
PENCARIAN IDENTITAS DAN INTEGRASI DALAM KONTEKS MULTIKULTURALISME EROPA
DOI:
https://doi.org/10.55120/qolamuna.v10i01.1817Abstrak
Komunitas Muslim Tatar di Polandia menawarkan perspektif yang menarik tentang upaya menjaga identitas budaya dan agama sambil berintegrasi dalam masyarakat yang lebih luas. Sebagai salah satu komunitas Muslim tertua di Eropa, keberadaan mereka di Polandia dapat ditelusuri hingga abad ke-14. Meskipun jumlahnya relatif kecil, Muslim Tatar memiliki sejarah panjang dalam melestarikan warisan budaya di tengah lingkungan yang didominasi Kristen. Dalam konteks multikulturalisme Eropa yang berkembang, komunitas ini menghadapi tantangan seperti mempertahankan tradisi, memerangi stereotip, dan mencari keseimbangan antara identitas dan integrasi. Penelitian ini mengkaji upaya-upaya yang dilakukan oleh Muslim Tatar untuk melestarikan identitas melalui pendidikan, perayaan budaya, dan advokasi hak-hak minoritas. Selain itu, makalah ini juga menganalisis peran pemerintah Polandia dalam mendukung integrasi dan kebijakan yang mempromosikan keragaman budaya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang mencakup tinjauan literatur dan analisis data sekunder, penelitian ini mengeksplorasi tantangan yang dihadapi Muslim Tatar serta praktik terbaik dalam membangun dialog dan pemahaman antar budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada kemajuan, stereotip dan diskriminasi masih berlanjut, sementara generasi muda Muslim Tatar sering menghadapi tantangan dalam menjaga identitas mereka. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan dalam pendidikan, keterlibatan generasi muda, kolaborasi dengan masyarakat sipil, dan kebijakan yang lebih inklusif untuk mendukung integrasi yang lebih baik dan mempromosikan keragaman budaya di Polandia dan Eropa.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Jurnal Studi Islam by Qolamuna is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Based on a work at http://ejournal.stismu.ac.id/ojs/index.php/qolamuna

