BAGAIMANA PENDEKATAN TRANSDISIPLINER/INTERDISIPLINER DALAM PAI: MENGHUBUNGKAN FIKIH/AKHLAK DENGAN SOSIOLOGI, BUDAYA, DAN TEKNOLOGI
DOI:
https://doi.org/10.55120/sirajuddin.v5i2.2765Keywords:
Pendekatan Transdisipliner, Pendidikan Agama Islam, Fikih, Akhlak, Integrasi KeilmuanAbstract
Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya pada bidang kajian Fikih dan Akhlak, sering kali terjebak dalam pendekatan monodisipliner yang kaku dan terisolasi dari realitas kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan merumuskan metodologi rekonstruksi pembelajaran PAI melalui pendekatan interdisipliner dan transdisipliner yang mengintegrasikan ajaran nilai agama dengan aspek sosiologi, dinamika budaya, dan disrupsi teknologi. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah kualitatif deskriptif-analitis dengan studi pustaka serta tinjauan pedagogis terhadap model pembelajaran kontekstual.
Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan transdisipliner mampu mendekonstruksi sekat keilmuan tradisional sehingga nilai-nilai Fikih dan Akhlak dapat dioperasionalkan secara konkret dalam memecahkan masalah riil masyarakat modern. Interseksi ini dipetakan ke dalam tiga domain utama: (1) PAI dan Teknologi (etika kecerdasan buatan, digitalisasi transaksi, dan literasi digital); (2) PAI dan Sosiologi (keadilan ekonomi zakat profesi dan sosiologi lingkungan); serta (3) PAI dan Budaya (penggunaan adat 'urf sebagai basis toleransi). Implementasi praktis di ruang kelas disajikan melalui tiga model taktis: Project-Based Learning (PBL), Case-Based Learning (CBL), dan Inquiry Lintas Disiplin.
Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa reformasi kurikulum PAI menuju model integratif sangat krusial untuk melahirkan generasi muslim yang tidak hanya saleh secara ritual tetapi juga adaptif, kritis, dan mampu menghadirkan solusi etis (Rahmatan lil 'Alamin) di tengah kompleksitas dunia modern.
References
Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Bandung: Alfabeta, 2019), hlm. 15.
M. Amin Abdullah, Pemikiran M. Amin Abdullah tentang Pendidikan Islam dalam Pendekatan Integrasi-Interkoneksi (Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga Press, 2020), hlm. 22.
Nana Syaodih Sukmadinata, Metode Penelitian Pendidikan (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2017), hlm. 221.
Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (Jakarta: Rineka Cipta, 2016), hlm. 274
Miles, Huberman, dan Saldana, Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (California: Sage Publications, 2014), hlm. 12.
Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, hlm. 248.
Noeng Muhadjir, Metodologi Penelitian Kualitatif (Yogyakarta: Rake Sarasin, 2015), hlm. 45.
eragama - Rumah Jurnal IAIN Metro, https://e-journal.metrouniv.ac.id/index.php/moderatio/article/download/4380/2834
https://e-jurnal.iainsorong.ac.id/index.php/Tasamuh/article/download/31/27
https://media.neliti.com/media/publications/363726-none-8e412212.pdf
https://id.scribd.com/document/935712865/JURNAL-MULTIDISIPLINER-KLP2
https://jurnal.umb.ac.id/index.php/eltadib/article/view/10227/6013
Azyumardi Azra, Islam Nusantara: Jaringan Global dan Lokal (Jakarta: Kencana, 2022), hlm. 87.
Abdul Wahab Khallaf, Ilmu Ushul Fikih (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2021), hlm. 117.
Ahmad Zain Sarnoto, “Integrasi Nilai Budaya Lokal dalam Pendidikan Islam,” Jurnal Pendidikan Islam Nusantara, Vol. 8, No. 2, 2024, hlm. 145.
M. Rikza Chamami, “Dakwah Kultural Wali Sanga dan Islamisasi Nusantara,” Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan, Vol. 11, No. 1, 2023, hlm. 56.
Muhammad Faisal, “Transformasi Pendidikan Islam di Era Artificial Intelligence,” Jurnal Teknologi dan Pendidikan Islam, Vol. 5, No. 1, 2025, hlm. 23.
Jasser Auda, Maqasid Syariah as Philosophy of Islamic Law (London: The International Institute of Islamic Thought, 2021), hlm. 65.
Siti Nurhayati, “Etika Digital dalam Pendidikan Agama Islam,” Jurnal Edukasi Islam Kontemporer, Vol. 4, No. 2, 2024, hlm. 101.
Ahmad Fauzi, “Kecerdasan Buatan dan Tantangan Etika Islam Kontemporer,” Jurnal Studi Islam dan Teknologi, Vol. 3, No. 1, 2025, hlm. 44.
Kemendikbudristek RI, Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka (Jakarta: Kemendikbudristek, 2023), hlm. 39.
Rusman, Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru (Jakarta: Rajawali Pers, 2022), hlm. 215.
Nurul Hidayah, “Pendekatan Multidisipliner dalam Pembelajaran PAI di Era Digital,” Jurnal Pendidikan dan Keislaman, Vol. 9, No. 1, 2024, hlm. 77.
Imam Tabroni, “Kolaborasi MGMP dalam Pengembangan Kurikulum PAI Integratif,” Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, Vol. 6, No. 2, 2023, hlm. 92.







