Peran Pondok Pesantren Sebagai Lembaga Pembentukan Akhlak

Authors

  • Muhammad Hendra Firmansyah STIS Miftahul Ulum Lumajang

Keywords:

Pesantren, Lembaga, Akhlak

Abstract

Pesantren Pondok merupakan cikal bakal lembaga pendidikan Islam di Indonesia Indonesia. Kehadiran awal pesantren diperkirakan 300-400 tahun yang lalu dan menjangkau hampir seluruh lapisan masyarakat muslim Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. Pesantren adalah lembaga pendidikan yang unik. Bukan hanya karena keberadaannya yang sangat lama, tetapi juga karena budaya, metode, dan jaringan yang diterapkan oleh institusi. Setelah Indonesia memperoleh kemerdekaan, terutama sejak masa transisi ke Orde Baru dan ketika pertumbuhan ekonomi benar-benar meningkat tajam, pendidikan pesantren menjadi lebih terstruktur dan kurikulum pesantren menjadi lebih baik. Misalnya, selain kurikulum agama, pesantren juga menawarkan mata pelajaran umum dengan menggunakan kurikulum ganda, kurikulum mone dan Kemenag kurikulum. Sebagai lembaga pendidikan, pesantren sangat concern dalam bidang agama (tafaqquh fi al-din) dan pembentukan karakter bangsa yang berkarakter akhlakul karimah. Ketentuan tentang pendidikan agama dijelaskan dalam UU Sisidiknas Pasal 30 ayat (4) bahwa pendidikan agama berupa pendidikan diniyah, pesantren, dan bentuk lain yang serupa. Keberadaan pesantren merupakan mitra ideal bagi institusi pemerintah untuk bersama-sama berbenah kualitas pendidikan dan fondasi karakter bangsa. Ini dapat ditemukan dari berbagai fenomena yang terjadi seperti tawuran antar sekolah dan distributor yang meluas dan pengguna narkoba di kalangan anak muda jarang dijumpai mereka adalah anak kos atau lulusan dari pesantren. Oleh karena itu pentren sebagai dasar pelaksanaan sosial transformasi melalui pendidikan untuk menyediakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berakhlak karimah.

References

Abdullah Syukri zarkasyi, 1998. Langkah Pengembangan Pesantren dalam Rekontruksi Pendidikan dan Tradisi Pesantren Religiusitas Iptek,Yogyakarta, Pustaka Pelajar

A Muchaddam Fahham, 2013. “Character Education in Islamic Boarding School,” Aspirasi

Azyumardi Azra, 1997 Pesantren: Kontinuitas dan Perubahan, dalam Nurchalish madjid, Bili k Bilik Pesantren:Sebuah Potret Perjalanan

Imam Syafe’i, 2017. “Pondok Pesantren: Lembaga Pendidikan Pembentukan Karakter,”Al Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam

Kuntowijoyo, 1993. Paradigma Islam: Interprestasi Untuk Aksi, Bandung, Mizan

Manfred Ziemek, 1986. Pesantren Dalam Perubahan Sosial, Jakarta, P3M

Muhammad Idris Usman, 2013. “Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Islam (Sejarah Lahir, Sistem Pendidikan, Dan Perkembangannya Masa Kini),” Jurnal Al-Hikmah

M. Syaifuddien Zuhriy, 2011. “Budaya Pesantren Dan Pendidikan Karakter Pada PondokPesantren Salaf,” Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan

Samsul Nizar, 2007. Sejarah Pendidikan Islam: Menelusuri Jejak Sejarah Pendidikan Era Rasululloah Sampai Indonesia,Jakarta, Prenada Media Group

Sartono Kartodirjo, 1993. Pengantar Sejarah Indonesia Baru: 1500-1900 Dari Emperium Sampai Imperium

Yadi Ruyadi, 2010, “Model Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Budaya Lokal (Penelitian Terhadap Masyarakat Adat Kampung Benda Kerep Cirebon Provinsi Jawa Barat Untuk Pengembangan Pendidikan Karakter Di Sekolah),” Proceedings of The 4th International Conference on Teacher Education; Join Conference UPI & UPSI

Zamakhsari Dhafier, 1982. Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangtan Hidup Kyai, Jakarta, LP3ESW

Zuhriy, “Budaya Pesantren Dan Pendidikan Karakter Pada Pondok Pesantren Salaf.”

Published

2022-01-04